Section title text:  Archived News.

To do what is possible ...Illustration of trafficking of women.
... with hearts as wide as the world.

Beberapa hal telah diangkat oleh deklarasi UISG (lihat di bawah ini),
namun masalah yang paling mendesak untuk ditangani bersama
ialah masalah penyiksaan dan eksploitasi perempuan dan anak-anak
dan secara khusus PERDAGANGAN PEREMPUAN...

Saya minta agar sebagai Serikat,
kita melakukan apa yang kiranya mungkin dilakukan...
Ini bukan masalah menambah pekerjaan,
tetapi mencoba mengintegrasikan masalah ini
dalam karya kerasulan yang sudah ada ...

Jumlah anggota Serikat kita tidak banyak,
namun hati kita selebar dunia.
Saya tahu, bersama-sama kita akan melakukan apa yang dapat kita lakukan.

Paula Terroni fcJ, 5 Oktober 2001


DEKLARASI UISG 2001
(Pemimpin Religius Perempuan, Anggota-Anggota Persatuan
Pemimpin Umum Internasional)

Kami, sekitar 800 pemimpin perempuan dari satu juta jumlah seluruh anggota
Institut Religius Katolik di seluruh dunia, berefleksi pada tema;
Religius Perempuan : Beragam Budaya, Satu Hati;
Diutus untuk menghadirkan kelemahlembutan dan belaskasih Allah melalui hidupnya
dalam dunia kita yang terluka
.

Dengan sungguh-sungguh menyatakan tekad kami
untuk bekerja dalam solidaritas dengan
sesama baik dalam komunitas religius kami masing-masing
maupun di negara-negara dimana kami berada
untuk menyuarakan secara tegas di berbagai level
penyalahgunaan dan eksploitasi seksual terhadap perempuan dan anak-anak
dengan perhatian secara khusus pada perdagangan perempuan

yang menguntungkan pelaku bisnis multi nasional.

Berpangkal pada tradisi panjang kami sebagai pendidik,
Kami akan terus mengusahakan pendidikan dan formasi bagi perempuan
baik di dalam maupun di luar organisasi kami masing-masing
dengan melibatkan tenaga serta financial
demi menjamin perkembangan perempuan secara
menyeluruh pada setiap jenjang hidupnya
memberdayakan perempuan untuk mengembangkan
batin dan penghargaan akan
anugerah pemberian Allah bagi mereka demi perkembangan dan peningkatan hidup.

Sebagai perempuan yang terlibat sepenuhnya akan hak asasi menusia
kami menegaskan sekali lagi solidaritas kami dengan negara-negara
yang termiskin dan menyatakan lagi resolusi kami untuk terlibat,
dalam usaha penghapusan Hutang Internasional.

Sebagai perempuan yang menentang perang dan kekerasan yang terus-menerus
kami bertanggung iawab demi terciptanya budaya perdamaian
dan kami mengajak para pejabat pemerintahan dan perusahaan multi nasional
untuk menghentikan jual-beli alat-alat perang.

Sebagai perempuan yang peduli akan kelestarian Ibu Pertiwi
kami akan bertindak kapan dan di mana saja
untuk mengakhiri perbuatan merusak yang menyebabkan panas global dn perubahanand iklim
serta ancaman bagi semua bentuk kehidupan dalam planet kita.

Kami bertekad untuk menerapkan relolusi-resolusi ini
melalui suatu sistem jaringan kerja di antara kami sendiri,
juga dengan organisasi lain yang sudah ada dan
yang memiliki kepedulian yang sama dalam Gereja-gereja dan dalam masyarakat.

Sebagai bentuk perhatian pada seruan yang muncul dengan
satu suara dari berbagai budaya
kami akan menanggapinya selaku murid-murid perempuan Yesus Kristus
melihat dunia dengan mata hati
dan dengan belas kasih Allah yang penuh cinta.

 

Kembali ke berita arsip …

Serikat kita yang kecil ini bertujuan
     memuliakan hati Yesus
           dengan segala cara yang bisa dibuat Serikat ...     (Marie Madeleine)