Section title text:  Archived News.

Upacara Pengikraran Kaul Pertama di Indonesia, November 28, 1999
Laurentia Yunitri Moelyowardani

FCJs gathered for Yuni's vows.Pada akhir bulan November, Sahabat-sahabat Setia Yesus (FCJ) yang tinggal di Indonesia sangat bergembira menyambut kedatangan beberapa FCJ yang lain yang datang untuk menghadiri pengikraran kaul pertama Yuni : Teresa dari Filipina, Margaret dan Aileen dari Australia dan Margarita dari Stella Maris. Ada 15 orang FCJ saat itu,berkumpul bersama-sama dan itu merupakan suatu rekor yang baru untuk Indonesia.

Yuni's dance.Pada sore hari sebelum pengikraran kaul, ada upacara untuk menyambut Yuni masuk lebih dalam sebagai anggota komunitas FCJ. Acara ini selalu menjadi peristiwa yang sangat menyentuh dan satu kali lagi hal ini terjadi, ketika Yuni menari untuk melukiskan perjalanan spiritualnya dan perjalanannya hidupnya untuk menjawab panggilannya. Pada saat-saat dimana Yuni melukiskan perjalanannya yang sulit, ia ditemani menari oleh Irene, yang kadang-kadang berperan sebagai Allah ataupun sebagai sahabat seperjalanan, yang mendukungnya, menabahkannya, dan memanggilnya untuk maju bersama.

Yuni gives each one rice.Pada akhir tarian itu, Wina ikut berpartisipasi dan bertiga mereka menarikan suasana kegembiraan dan persahabatan yang mereka rasakan sebagai FCJ dalam perjalanan panggilan yang mereka terima.

Yuni gives each one rice.Sesudah menari, Yuni memberikan kepada kita semua sejumlah beras yang telah dicampur dengan uang receh dengan kedua belah tangannya. Lewat hal itu Yuni ingin berkata bahwa ia menyerahkan seluruh kehidupannya kepada Serikat kita (seperti yang dilambangkan oleh beras) bersama-sama dengan keseluruhan kerja yang akan dilakukannya (dilambangkan oleh uang receh) sehingga ia dapat bersama-sama dengan kita menghidupi missi Yesus di dalam dunia.

Pada acara makan malam setelah upacara tersebut, Yuni memotong puncak nasi tumpeng yang telah tersedia dan memberikan bagian tersebut kepada tamu yang khusus yang hadir pada malam itu.

Kemudian FCJ mengembalikan beras dan uang yang telah diberikan tadi ke dalam bejana tanah liat yang dipegang oleh tangan Yuni, sambil mendoakan dia dan memberikan berkat kepadanya. Upacara ini diakhiri dengan tarian bersama yang menyatakan menyatunya perjalanan hidup Yuni dengan perjalanan FCJ. Pagi hari berikutnya, dalam suatu Perayaan Ekaristi yang sederhana namun indah di dalam rumah komunitas Soropadan, Yuni mengikrarkan kaul pertamanya :

Yuni makes her vows.'Allah yang Mahakasih dan kekal, di hadapan Maria, Perawan dan Bunda, para malaikat, orang-orang kudus dan semua yang bersatu dengan saya di sini, saya, Laurentia Yunitri Moelyowardani mengikrarkan kepada-Mu, kaul-kaul hidup membiara kemurnian, kemiskinan dan ketaatan di dalam Serikat Suster Sahabat Setia Yesus, untuk waktu tiga tahun sesuai dengan Konstitusi Serikat ini, dan saya bersungguh-sungguh untuk terus-menerus selama hidup di dalam Serikat ini.'

Her family are present with her.Anggota keluarga Yuni juga hadir dalam Misa tersebut untuk menemani dan mendukungnya menyerahkan dirinya bagi Tuhan melalui Serikat FCJ dan untuk bergembira bersamanya. Beberapa temannya juga datang dari Bandung serta rekan-rekan kerjanya dulu. Teman-teman yang berasal dari lingkungan menyumbangkan suara mereka dalam koor lingkungan yang sangat indah sementara Romo Bernard Keradec OMI-lah yang mempersembahkan Misa pada hari itu. Yuni is welcomed by Margaret Clavery Hayes fcJ.

Setelah Misa itu selesai, kami menikmati makan siang bersama dalam suasana yang hangat. Sesudah semua tamu pulang, kami, FCJ duduk bersama dan mengenangkan keindahan hari itu. Saat-saat yang penuh rahmat, saat-saat bekerja bersama, saat-saat penuh humor, saat-saat yang penuh dengan rasa syukur dan kehangatan akan kasih Tuhan. Di dalam segala dan dalam semua peristiwa...... untuk Tuhan dan untuk satu sama lain......

Terima kasih banyak.....terima kasih banyak!!

Serikat kita yang kecil ini bertujuan
     memuliakan hati Yesus
           dengan segala cara yang bisa dibuat Serikat ...     (Marie Madeleine)