Section title text:  Archived News.

Dipanggil Untuk Mencinta: Upacara Kaul Kekal Sr. Afra dan Sr. Agnes
October 5, 2002

Sisters Agnes and Afra on the day of their final profession."Allah memanggil kami untuk mengikuti putra-Nya dengan setia, untuk berdiri di bawah kayu salib-Nya, di sana sebagai Sahabat-Sahabat Setia Yesus, untuk bersatu dalam kehausannya menantikan datangnya Kerajaan Allah. Dalam hati dan bakti, kami mengikhrarkan kaul-kaul hidup membiara, kemurnian, kemiskinan dan ketaatan dan membaktikan diri kita tanpa syarat demi lebih besarnya pelayanan dan kemuliaan Allah bagi pewartaan umat-Nya."                                       (Konstitusi FCJ, no. 2)

Dengan kekaguman yang dalam dan dengan kegembiraan Agnes Rosliana Samosir dan Afra Primadiana mengikhrarkan kaul kekal dalam Serikat Suster-Suster Sahabat Setia Yesus, pada tanggal 5 Oktober 2002. Upacara Kaul Kekal dan Perayaan Ekaristi diselenggarakan di Gereja Pringwulung, Yogyakarta.

Upacara ini baru pertama kali terjadi bagi setiap orang. Baru pertama kali ini bagi Serikat FCJ menyelenggarkan upacara Kaul Kekal di Indonesia dan mempunyai dua perempuan FCJ Indonesia yang berkaul kekal. Ini juga baru pertama kali bagi umat di paroki ini menghadiri upacara ini dalam Perayaan Ekaristi hari Minggu.

Grouop of Indonesian FCJs.Semua perayaan Ekaristi dan Upacara Kaul Pertama biasanya diselenggarakan di rumah komunitas di Soropadan. Kira-kira 800 orang, para suster FCJ, keluarga dan teman-teman Afra dan Agnes, berkumpul di gereja untuk berdoa dan merayakan kegembiraan bersama. Rm Ignatius Ismartono SJ, teman Afra, merayakan Perayaan Ekaristi. Walaupun beliau telah berkali-kali merayakan misa pernikahan, baru kali ini ia merayakan misa dan upacara pengikhraran kaul!

Telah hadir dari Propinsi baru FCJ Asia-Australia, Anne Cooney dan Catherine Moore (Australia) dan Annabelle Delos Santos (Bing) (dari Filipina). Seluruhnya ada 19 suster fcJ berkumpul dalam upacara ini.

FCJ Sisters from Asia-AustraliaTeman-teman dari lingkungan turut menolong terselenggaranya upacara ini. Kor juga dari lingkungan. Mereka bernyanyi bagus diiringi oleh organ dan flute. Beberapa nyanyian dari Indonesia Timur, dua dari Filipina ("Your Heart Today" dan "Tanging Yaman" [You are the Only Treasure]), dan kami bernyanyi "Magnificat" (oleh Dolley Bramley). Keponakan Agnes dan Ibunya, keponakan Afra dan Ibunya dan dua suster Filipina berarak mengantar persembahan.

Bagian yang paling indah adalah upacara perngikhraran kaul itu. Sr. Barbara Brown-Graham, atas nama Sr. Paula Terroni (Superior General kami) menerima kaul Agnes dan Afra. Berdiri di hadapan begitu banyak orang sambil mengikhrarkan kaul mempunyai pengaruh baik itu bagi kedua suster tersebut maupun mereka yang menyaksikan.

Sr. Barbara receives the vows of Sisters Agnes and Afra.Tuhan mengingatkan kita lagi akan kasih-Nya yang besar bagi kita dan akan panggilan kita untuk mencintai, memberi diri kita untuk selamanya bagi Tuhan.

Untuk komitmen seumur hidup kita percaya bahwa Tuhan yang telah memanggil kita dan telah menganugerahkan rahmat berlimpah untuk menginginkan serta untuk mengikhrarkan kaul, akan melimpahkan rahmat untuk memenuhinya. Adalah saat yang sungguh menggembirakan ketika lagu "Magnificat" dinyanyikan dan para fcJ menerima dan menyambut secara penuh kehadiran Agnes dan Afra dalam Serikat.

Agnes and Afra during the prayer ritual.Setelah Perayaan Ekaristi, semua umat diundang ke lantai dasar gereja untuk memberi ucapan selamat pada Agnes dan Afra dan menikmati minuman dan makanan tradisional.

Photo:  Traditional Indonesian ceremony of blessing.Keluarga dan teman dekat langsung menuju ke rumah FCJ di Soropadan (yang jaraknya 10 menit dengan mobil atau motor) dan meneruskan perayaan syukur ini di sana.

Keluarga Agnes, dengan upacara adat Batak, Photo: traditional blessing.mangulosi Agnes, Afra dan Barbara dengan meletakkan ulos di pundak mereka serta memberkati mereka dengan menyebar nasi di kepala mereka.

Perayaan ini sungguh adalah perayaan untuk kita semua. Semoga peristiwa ini memperdalam relasi kita dengan Tuhan dan menguatkan komitmen kita. Untuk setiap orang yang telah bersatu dengan kami dalam doa, untuk semua yang telah mengirim kartu, fax, e-mail dan hadiah, TERIMA KASIH BANYAK. Tuhan memberkatimu. Dan Syukur kepada ALLAH.

Kembali ke berita arsip …

Serikat kita yang kecil ini bertujuan
     memuliakan hati Yesus
           dengan segala cara yang bisa dibuat Serikat ...     (Marie Madeleine)