Menjadi seorang suster

Menjadi seorang suster

Bagaimana menjadi seorang suster FCJ?

Untuk menjadi seorang suster FCJ perlu proses pendidikan yang disebut formasio. Ini adalah tahapan untuk mengenal dan mengembangkan diri agar semakin sanggup menanggapi panggilan Tuhan sebagai seorang Sahabat Setia Yesus.


Apa tujuan formasio?

Ketika seorang calon bergabung bersama kami dan tinggal di komunitas maka ia mulai hidup sebagai seorang suster. Formasio bertujuan untuk membantu agar ia semakin tumbuh dalam kerinduannya tersebut. Formasio juga bertujuan menyiapkan calon untuk perutusan agar ia mampu menjadi alat Tuhan yang semakin efektif, demi kebaikan umat Allah di manapun ia berada.

Berapa lama proses formasio?

Meskipun sejak awal bergabung seorang calon sudah mengalami hidup sebagai seorang suster; namun ada tiga tahap resmi formasio sebelum ia diijinkan berkaul kekal: Postulansi, Novisiat, dan Kaul Sementara. Setelah melalui tiga tahap tersebut barulah seorang suster diijinkan untuk mengucapkan kaul kekal.

Postulansi (6 bulan – 2 tahun)

Postulansi adalah saat pengembangan hidup rohani dengan sasaran utama pengembangan kepribadian. Postulansi juga merupakan saat penegasan apakah seorang calon sungguh-sungguh berkeinginan untuk bergabung dengan kongregasi sebagai novis.

Novisiat (2 – 2 ½ tahun)

Pada tahap ini seorang calon dibantu untuk:

  • Mengolah dan memupuk relasi dengan Yesus melalui doa dan pengembangan spiritualitas.
  • Semakin mendalami pemahaman akan Serikat FCJ dengan cara mempelajari sejarah dan konsitusi (anggaran dasar) FCJ, serta pengalaman tinggal dalam komunitas suster FCJ.
  • Mengembangkan semangat misionaris melalui berbagai pengalaman kerasulan.
Kaul Sementara (6 tahun – 9 tahun sebelum Kaul Kekal)

Tahap ini membantu seorang suster yang baru berkaul untuk semakin menghidupi panggilannya sebagai religius.

Setiap suster FCJ memahami bahwa formasio untuk misi/kerasulan adalah proses seumur hidup. Kami dibantu untuk menggunakan setiap sarana yang tersedia guna pengembangan diri, pengembangan rohani maupun pengembangan profesionalitas.

Momen penting dalam formasio lanjut para suster adalah “Tertianship” (atau tahun ketiga untuk belajar dan refleksi). Tahun formasi ini disebut dalam Konstitusi FCJ sebagai  “Sekolah Hati.”

 

Beberapa kisah panggilan

Membaca beberapa kisah panggilan FCJ atau melihat video berikutnya tentang panggilan dan hidup membiara:

Sekilas tentang Kongregasi Suster Sahabat Setia Yesus (FCJ)

Sr. Lynne fcJ bicara tentang panggilan hidup religius

Hidup Membiara: Biarawan and biarawati dari berbagai kelompok hidup religius bercerita tentang kisah hidup mereka

Sr Alicia berkisah tentang latar belakang kehidupannya di bidang artificial Intelligence and panggilan hidup religiusnya